Bermula dari seorang pemuda bernama Mika Akbar Andromeda (Andro) bersama Yuki Rahmayanti (Yuki) dan beberapa rekannya menjalankan bisnis yang bergerak di bidang pengolahan susu sapi segar yang menjadi produk akhir yaitu es krim.

Berdiri sejak 2008 di Yogyakarta, Andro memulai bisnis awal dengan nama Yogya Ice Cream. Andro merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada (UGM), yang mana saat itu ia gemas lantaran melihat harga susu sapi segar rendah karena salah mengelola.

Di tahun 2011, Andro dan Yuki menata bisnis es krimnya kembali dengan mengubah nama menjadi Sweet Sundae Ice Cream. Hal tersebut lantaran nama Yogya terlalu general buat dijadikan nama brand pribadi. Sweet Sundae Ice Cream berkomitmen untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan susu sapi lokal dari peternak Kaliurang Yogyakarta.

Pertama kali merintis bisnis Andro membutuhkan 27-30 liter susu per hari. Hingga akhirnya bisnis berkembang dan memproduksi 490-540 liter susu sapi segar. Andro pun menggandeng beberapa peternak sapi perah Kaliurang di Jogja untuk memenuhi kebutuhan susu, bahkan menantang para peternak untuk menghasilkan susu berkualitas dan akan memberikan harga lebih tinggi. 

Kini sudah banyak pihak mempercayakan kebutuhan es krimnya pada Sweet Sundae Ice Cream seperti pemilik restoran, kafe, hotel atau catering. Selain itu, Andro juga memanfaatkan peluang yang bisa membawa bisnis Sweet Sundae Ice Cream berkembang melalui pameran atau acara besar lainnya dengan membuka booth agar dikenal banyak orang sekaligus menambah relasi bisnis.

Beberapa varian rasa es krim yang bisa Anda dapatkan di www.deliciousindonesia.com seperti Sweet Sundae Dragon Fruit, Sweet Sundae Matcha Greentea, Sweet Sundae Banana, Sweet Sundae Choco Chocolate dan Sweet Sundae Ogura.

Dalam rangka mengembangkan
bisnis makanan yang sudah memiliki beberapa cabang yang tersebar di Indonesia,
Amazy Family Resto kembali membuka cabang di Surabaya. Grand Opening yang
diadakan pada 15 Mei 2018 kemarin disambut antusias oleh masyarakat Surabaya.

Menu makanan dan minuman
yang disediakan seperti Ayam Geprek Mozarella, Ayam Geprek Crispy, Potato
Shaker, Burger Chicken, Nasi Goreng Udang, Spaghetti Alfredo, Dori Blackpepper,
Dori Crispy Steak dan lainnya menjadi andalan Amazy Resto Surabaya bagi seluruh
pengunjung yang hadir untuk bersantap.

Anda yang sedang berada di sekitar Surabaya dan penasaran dengan rasa dari menu-menu Amazy Family Resto bisa langsung mengunjungi outletnya.Lokasi : Jalan The Royal Crown Palace RA–15 Tambak Oso, Surabaya atau hubungi 08113566267

Menu Steak (Crispy Dori Steak dan Grilled Chicken Steak)
Menu Spaghetti Alfredo
Dori Blackpepper
Grape Milkshake
Mango Milkshake
Chocolate Milkshake
(Dori Crispy Steak)

 

Bercita rasa pedas, rendang menyimpan banyak arti bagi para penikmatnya. Tentunya bagi masyarakat Minangkabau, rendang tak sekedar makanan tetapi memiliki posisi terhormat dalam budaya. Dibalik rasanya yang sedap karena rempahnya, rendang memiliki filosofi musyawarah dan mufakat.

Makanan khas Sumatera Barat ini diduga sudah ada sejak abad ke-16. Masyarakat Minang di wilayah darat biasa melakukan perjalanan menuju Selat Malaka hingga ke Singapura. Perjalanan yang melewati sungai dan memakan waktu sekitar satu bulan ini membuat para perantau harus menyiapkan bekal yang dapat bertahan lama dan bekal tersebut adalah Rendang.

Rendang berasal dari kata ‘merandang’ yang artinya memasak santan hingga perlahan mengering. Ini adalah metode pengawetan yang biasa dilakukan oleh masyarakat Minang.

Bahan-bahan pengolah rendang pun menjadi makna tersembunyi. Misalnya, dagiang (daging sapi) merupakan lambang dari “Niniak Mamak (para pemimpin Suku adat) dan karambia (kelapa) yang merupakan lambang “Cadiak Pandai” (kaum intelektual).

Kemudian lado (cabai) yang merupakan lambang “alim ulama” yang pedas, tegas untuk mengajarkan syariat agama. Pemasak (bumbu) yang merupakan lambang dari keseluruhan masyarakat Minangkabau.

Rendang telah menjadi hidangan wajib dalam tradisi Minangkabau dalam seremoni adat, dan menyambut tamu kehormatan. Kelahiran rendang juga tak luput dari pengaruh beberapa negara, misalnya bumbu-bumbu dari India yang diperoleh melalui para pedagang Gujarat, India.

Berkat budaya merantau masyarakat Minangkabau kini rendang kian dikenal dan tersebar luas jauh hingga ke penjuru dunia. Bahkan banyak pula kalangan masyarakat yang bukan asli Minangkabau mempelajari untuk berwirausaha mengolah makanan yang mendapat julukan ‘terlezat’ ini.

Margaretha Chrisna Sari (Etha) adalah salah satu wanita yang berwirausaha dengan melihat peluang rendang sebagai bisnis yang menjanjikan. Etha berinovasi membuat rendang dalam kemasan yakni ‘Rendang Den Lapeh’ sebagai produk bisnisnya sejak pertengahan 2013.

Produk rendang buatannya dibuat dengan rempah-rempah pilihan dan tanpa pengawet buatan. Etha juga membuat beberapa varian rendang lainnya seperti rendang paru (kemasan berwarna kuning), rendang daging (kemasan berwarna merah), rendang ayam (kemasan berwarna ungu).

Untuk mendapatkan Rendang Den Lapeh, Anda bisa kunjungi online store www.deliciousindonesia.com

Magfood
kembali mengadakan pelatihan wirausaha pada 5 April  2018 lalu. Kali ini pelatihan yang dilakukan
yakni membuat aneka bakso dan dihadiri 12 peserta yang mayoritas kalangan
ibu-ibu. Para peserta diajak untuk membuat bakso gurita, bakso sangkar burung,
bakso beranak, bakso tahu dan masih banyak lagi.

Antuasiasme
dari mereka untuk belajar dan mengetahui untuk berwirausaha di bidang makanan
khususnya bakso menjadi sangat menarik selama proses pelatihan yang bertempat
di Magfood Training Center.

Tujuan
diadakan Magfood Home Industri ini sendiri untuk mendorong tumbuhnya industri
kecil di Indonesia menjadi besar, 
mengaplikasikan kreativitas dan inovasi yang sejalan dengan perkembangan
FOOD TECH“, membentuk
jaringan wirausahawan di Indonesia serta membuat premix khusus yang multipurpose
dan standarisasi yang bernilai baik.

Dalam pelatihan ini peserta juga diberikan materi pelatihan seperti mengenal perkembangan industri bakso di Indonesia, pemilihan bahan baku dan cara penanganan dan penyimpanan, pengolahan dan produksi, penentuan SOP (Standard Operating Procedure), cara pengemasan dan penyimpanan produk jadi, perhitungan HPP (Harga Pokok Produksi), pengetahuan laporan keuangan dan perhitungan pengembalian investasi serta penjualan dan jaringan distribusi.

Dok. Demo Pengolahan Bakso oleh Tim Magfood
Dok. Tim Magfood mengajarkan langsung ke para peserta tentang cara memasak bakso
Dok. Keseruan peserta melakukan pelatihan wirausaha cara membuat aneka bakso
Dok. Peserta dengan Hasil Pelatihan Membuat Aneka Bakso
Dok. Peserta dengan Hasil Pelatihan Membuat Aneka Bakso
Dok. Peserta dengan Hasil Pelatihan Membuat Aneka Bakso

 

Pelatihan wirausaha kembali
diadakan oleh Magfood Inovasi Pangan pada Rabu 7 Maret 2018 kemarin. Kali ini
pelatihan yang berlangsung bertempat di Magfood Training Center.

Dalam pelatihan ini peserta diberikan berbagai kreasi resep dan cara membuat ice cream yang menarik seperti ice cream tart, tempura ice cream, mochi ice cream dan masih banyak lagi.

Dok. Ice Cream Tart

Selain itu, para peserta juga
diajak untuk membuat Standard Operating
Procedure
(SOP), perhitungan biaya produksi, analisa peluang pasar,
strategi usaha dan sebagainya terkait memulai menjadi wirausaha yang
professional di industri makanan.

Tertarik untuk mengikuti
pelatihan selanjutnya?

Silahkan hubungi PT. MAGFOOD INOVASI PANGAN, Jl Duren Tiga Raya 46, Pancoran, Jakarta Selatan. +628118407161 atau kunjungi website www.magfood.com online food shop dan www.deliciousindonesia.com  #magfoodtrainingcenter #pelatihamUKM #pelatihanwirausaha #deliciousid #deliciousindonesia #womenprenuer #businesswomen #icecream #Business #icecreambusiness #peluangusaha #magfood ##magfoodtraining #magfoodseasoning #icecreampowder #icecake #icecreamcake #magfoodbumbu #magfoodbumbutabur

Dok. Ibu Yanty selaku Ketua Umum Female Foodpreneur memberikan pengenalan terkait berwirausaha di industri makanan
Dok. Antusias peserta mengikuti pelatihan wirausaha
Dok. Tim dari Magfood Inovasi Pangan melakukan demo pembuatan ice cream
Dok. Sesi foto bersama para peserta

 

Popular sebagai makanan pendamping dan harganya yang terjangkau, tempe sudah menjadi makanan andalan yang pas di lidah bagi masyarakat Indonesia. Tempe pun kerap disajikan bersamaan dengan tahu.

Tempe merupakan makanan berbahan dasar kedelai yang telah difermentasi sehingga dapat memberikan kandungan protein dan mineral yang lebih tinggi. Keunggulan akan manfaatnya yang baik untuk dikonsumsi semakin membuat tempe menjadi makanan yang mendunia.

Pada makanan yang merupakan hasil fermentasi seperti tempe, memiliki kandungan probiotik. Mikroflora yang hidup dalam tempe berfungsi membentuk lapisan pelindungan di usus dan melindungi pencernaan dari bakteri jahat, sehingga baik dalam membantu melancarkan sistem pencernaan tubuh. Oleh karenanya, kedudukan makanan khas Indonesia ini masuk sebagai salah satu makanan probiotik sejajar dengan makanan probiotik yang sudah dikenal dunia, seperti Natto, Kimchi, Miso, Sauerkraut dan Kefir.

Di luar negeri, tempe memiliki julukan istimewa, yaitu “Magic Food” karena mengandung nutrisi sehat seperti protein dan vitamin yang lengkap serta cita rasa yang khas dari tempe sehingga sangat dicintai oleh orang-orang di penjuru dunia.

Tempe pun kini semakin mendunia seiring peningkatan aktivitas ekonomi dan ekspansi oleh sejumlah pengrajin tempe keluar negeri. Pengolahan tempe juga sudah mengalami inovasi yang beragam sebagai bahan utama kuliner di berbagai negara, Orech Tempeh salah satunya.

Pencetus Orech Tempeh ini adalah Sutinah ST. seorang aktivis disabilitas dan penyandang disabilitas Lulusan Teknik Kimia Unicersitas Sultan Ageng Tirtayasa. Orech Tempeh merupakan produk inovasi Project Short Course Australia Awards untuk Program International Business Readiness for Women in Global Business (Food Production and Processing).

Orech Tempeh memiliki 4 jenis rasa berbeda yang bisa Anda nikmati sebagai sajian lauk saat makan, seperti Orech Tempeh Original, Orech Tempeh Plusanchovy, Orech Tempeh Pluspeanut dan Orech Tempeh Spicy. Semua pilihan rasa ini bisa Anda temukan dan pesan secara online di www.deliciousindonesia.com

Halo, teman-teman semua, Bakpiapia Blasteran akan hadir lagi di Halal Expo Australia 2018! Catat dan siapkan waktumu pada tanggal 10 – 11 Februari 2018 untuk menikmati cemilan yang istimewa ini. Bagi yang sedang berada atau sedang liburan di Australia, langsung saja merapat ke Rosehill Gardens Sydney. Jangan sampai kelewatan, yaaa, sampai jumpaaa 😉

Oh iya, buat kamu yang tidak bisa datang, jangan khawatir, karena tetap bisa menikmati Bakpiapia, langsung pesen aja ke www.deliciousindonesia.com rasa Bakpiapia yang kamu mau, mudah sekali, kan? 😉

Bulan Februari, tepatnya selasa 20
Februari 2018 yang lalu, AMAZY FAMILY RESTO dan Wirausaha Muslim Arrumaisya mengadakan
kajian bertemakan ‘Akhlak Muamalah’ dan membahas mengenai Manajemen Bisnis
secara Syariah.

Acara pun dihadiri Ust.
Shaifurrokhman Mahfudz sebagai pembicara dan Bapak
Suwanto selaku moderator. Kajian ini bertujuan untuk memberikan wawasan
tentang ilmu berbisnis di dalam Islam sekaligus menjalin silahturahmi antar
wirausahawan muslim agar bias terbentuk jejaring usaha yang lebih luas. Setelah
acara ada sesi sharing bisnis yang dibawakan oleh pa Khaidir, pengusaha
property yang membawakan sesi sharing bagaimana membuat bisnis property yang
sesuai dengan syariah dengan mengunakan fintech platform.

Kajian ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap bulannya oleh Amazy Family Resto dan terbuka untuk umum. Adapun lokasinya berada di Resto Amazy Jl. Duren Tiga Raya No.46, Pancoran Jakarta Selatan.

Dok : (tengah) Bapak Wanto – Ibu Yanty Melianty dari Amazy
Dok : Foto Bersama Seluruh Peserta Kajian
Dok : Foto Peserta selama Acara Kajian
Dok : Peserta Kajian

 

Pada sebuah acara yang diadakan oleh Australia
Awards Indonesia bersama Kementerian Sekretariat Negara Indonesia, Ibu Yanty
Melianty selaku Founder PT MagFood Inovasi Pangan dan juga Ketua Umum Female
Foodpreneur berkesempatan untuk sharing pengalaman
bersama alumni beasiswa dengan penerima beasiswa Australia Awards Indonesia
tahun 2016 untuk program Women in Global Business, Food Production &
Processing yang hadir.

Acara yang diusung yaitu Lokakarya Australia
Awards yang bertempat di Gedung Krida Bakti Kementerian Sekretariat Negara
Indonesia, Jakarta Pusat. Selama acara berlangsung, Ibu Yanty menyampaikan
bahwa semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa menjadi agen
perubahan untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik dari segi moral, perilaku
dan kontribusi bagi bangsa. (27/02/18)

Selain itu, Female Foodpreneur juga membuka booth dalam acara tersebut yang
bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk makanan, seperti makanan berat,
makanan ringan, makanan manis, minuman hingga bumbu masakan hasil dari tangan-tangan
berbakat wirausaha Indonesia yang tergabung. Tamu undangan yang hadir pun bisa
membeli secara langsung produk yang ditawarkan.

#femalefoodpreneur #deliciousid
#deliciousindonesia

#australiaawardsindonesia #ozalumni #ozalumnews

Dok. Sesi sharing bersama pembicara yang diundang
Dok. Alumni dan Penerima Beasiswa Australia Awards Indonesia 2018
Dok. Produk dari Female Foodpreneur
Dok. Ibu Yanty Ketua Umum Female Foodpreneur berada di booth

 

AMAZY RESTO FAMILY dan Wirausaha Muslim Arrumaisya kembali mengadakan kajian yang diselenggarakan pada Selasa, 27 Maret 2018 ini bertemakan Hak Kekayaan Intelektual secara Syariah.

Acara kali ini dihadiri oleh Gibraltar Marasabessy, SH sebagai pembicara yang akan mengisi rangkaian dalam kajian dan membahas terkait tentang tema yang diangkat. Kajian ini menjadi agenda rutin yang selalu diadakan setiap bulannya oleh Amazy dan terbuka untuk umum.

Berlokasi di Jl. Duren Tiga Raya No.46 Lt.2 Pancoran, Jakarta Selatan. Anda yang ingin menghadiri bisa langsung mendaftarkan diri dengan menghubungi Nina 08118407160. Ingat! Acara ini Gratis dan jangan lupa untuk Akhwat membawa Al-Qur’an dan mukena.

Sampai Bertemu ya…